Antisipasi Human Trafficking

0
698

 

RADAR PALEMBANG – Pemerintah Kota Lubuklinggau mengantisipasi kejadian human trafficking di wilayah Kota Lubuklinggau, hal ini disampaikannya pada saat audiensi di ruang kerja Wawako. Audiensi dilaksanakan dengan Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (GT-PPTPPO) Provinsi Sumsel.

Kunjungan tersebut dalam rangka advokasi ke Kabupaten atau Kota di Sumsel untuk mendorong terbentuknya GT-PPTPPO di setiap daerah guna mendukung tugas pencegahan dan penanganan perdagangan orang di Sumsel.

Dibentuknya gugus Tugas PPTPPO Provinsi Sumsel ini merupakan tindaklanjut dari PERDA dan PERGUB Provinsi Sumsel tentang pencegahan dan penanganan perdagangan perempuan dan anak.

Dalam keanggotaannya Gugus Tugas PPTPPO ini berisikan tujuh Dinas/Badan dilingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel yang berkaitan seperti Badan Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Dinas Pendidikan, Kesehatan, Dispora dan yang lainnya.

Wawako, H Sulaiman Kohar menyambut dengan positif atas kedatangan Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (GT-PPTPPO) Provinsi Sumsel. Beliau mengatakan bahwa Kota Lubuklinggau sebagai Kota transit, sangat mewaspadai akan permasalahan Human Trafficking.

“Kota Lubuklinggau telah terbentuk Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) dengan melibatkan berbagai unsur yaitu TP PKK, Dinkes, Badan KB & PP dan lainnya,” jelasnya.

Pemkot juga akan akan segera meminta kepada Bagian Hukum Setda Kota Lubuklinggau untuk menyusun draft peraturan yang menjadi landasan pembentukan Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (GT-PPTPPO) di Kota Lubuklinggau dengan berpedoman kepada Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang. (pin)

LEAVE A REPLY