Alex Tunda Berangkatkan Jemaah Umroh

0
594

 

RADAR PALEMBANG – Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin memastikan untuk menunda seluruh program memberangkatkan jemaah ke tanah suci yang yang bersumber dari dana APBD provinsi sampai wabah mers yang kini menyerang Saudi Arabia mereda. Hal ini diungkap langsung oleh Alex usai melakukan Sidak di kantor dinas Peternakan kemarin.

“Akan kita tunda terlebih dahulu, bukannya dibatalkan jadi akan dilakukan nanti ketika isu mengenai penyakit ini sudah mulai mereda,” terang Alex. Rencana sebelumnya, pemerintah provinsi berencana untuk memberangkatkan jemaah program umroh gratis pemprov pada akhir mei mendatang.

Alex menegaskan, langkah ini diambil oleh pihaknya karena kondisi di lapangan yang memang tak memungkinkan. Bahkan dirinya memprediksi jika ke depan akan ada larangan berkunjung ke arab saudi yang dikeluarkan oleh uni eropa. “Saya punya feeling ada travel warning karena di Eropa kabarnya juga sudah begitu,” ungkap Alex.

Oleh karena itu, dalam kesempatan ini dirinya juga meminta agar seluruh masyarakat Sumsel waspada dan melakukan semua cara untuk mencegah akan terjadinya hal ini. “Hati-hati jika yang pulang dari Umroh perlu benar-benar waspada,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Sumsel, Richard Cahyadi AP MSi menuturkan, dirinya mengaku akan menghadap secara langsung kepada Gubernur Sumsel terkait masalah ini. “Saya akan mengkonsultasikan rencana untuk ditundanya keberangkatan terlebih dahulu,” ujarnya.

Selain itu, Richard juga menegaskan jika pihanya akan melakukan koordinasi dengan dinas terkait dalam hal ini dinkes dan Pemerintah Pusat untuk mengetahui secara langsung bagaiman dampak adanya virus ini sehingga bisa diketahui sampai kapan jangka waktu yang diperlukan. “Waktunya akan kita konfirmasikan ke semua sampai persoalan ini benar-benar mereda,” beber dia.

Ia juga mengaku, pihaknya memberikan peringatan kepada setiap perusahaan yang menawarkan jasa umroh. Disarankan bagi mereka agar benar-benar memikirkan hal ini dengan matang. “Travel harus berpikir dua kali sebelum memberangkatkan karena ini buka virus biasa,” pungkasnya.(alk)

LEAVE A REPLY