Alex “Berang”

0
651

 

RADAR PALEMBANG– Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin tidak bisa lagi menyembunyikan kekecewaan dan juga rasa kesalnya begitu dirinya berkunjung dalam sidak yang digelar di kantor dinas Peternakan Sumsel kemarin. Kebersihan kantor yang memang mengecewakan ditambah dengan disiplin pegawai yang dinilai kurang akhirnya membuat orang nomor 1 di provinsi Sumsel ini naik pitam.

Tidak cekup kecewa dengan kebersihan dan juga kondisi kantor, ikut bertambah saat mendapati fasilitas pengeras suara yang dimiliki oleh kantor dinas tersebut, “Kalau mix sekali ini masih macet, kubantingkan.”cetus orang nomor satu di provinsi sumatra selatan ini memulai pengarahan di kantor tersebut.

Tidak cukup sampai disitu, Alex juga meminta PNS yang bersangkutan untuk berhenti bekerjasama sebagai PNS pemprov jika tidak mampu menjalankan tugas sesuai take come pay yang dikeluarkan oleh pemprov Sumsel. “Kalau tidak sanggup jadi Kepala dinas silakan berhenti saja, kalau tidak serius bekerja jadi pegawai silakan pindah ke tempat lain. Masih banyak yang mau bekerja di Pemerintah Provinsi ini,” tegasnya.

Berulang kali Alex tidak bisa menyembunyikan kegeramannya, “Dinas peternakan ini tak layak disebut kantor, ini lebih pantas dibilang warung. Sampah berserakan, atap bolong, pegawai berkeliaran. Disini ada ratusan orang pegawai dengan kinerja yang mungkin bisa dilakukan oleh sepuluh orang saja. Sangat tidak sesuai dengan Tunjangan pegawai yang diberikan, padahal Tunjangan di Pemprov ini adalah yang paling besar jika dibanding daerah lain,”selorohnya lagi.

Alex juga mengungkapkan bahwa di Dinas Peternakan terdapat 24 Pegawai Honor, 48 Pegawai Negeri Sipil dan 16 pejabat eselon. “Namun tidak ada satupun konsep surat yang dibuat dalam sehari. Jadi untuk apa bekerja, untuk apa jadi pegawai. Nyatanya banyak pegawai honor dan yang bekerja hanya honor sementara pegawainya tidak. Saya ini juga mantan pegawai biasa, tapi tidak seperti ini dan kinerja tetap nomor satu,”ulangnya lagi.

Alex menilai Dinas Peternakan sangat jorok dan jauh dari kesan layaknya kantor dinas pemerintahan. “Melihat kondisi luarnya saja jorok seperti ini, saya yakin ruang kepala dinasnya bersih. Memang saya belum masuk ke WC, namun kalau saya masuk dipastikan kotor. Saya berani taruhan kalau WC nya pasti kotor, kalau seandainya saya masuk dan terlihat kotor, bukan tidak mungkin kepala dinasnya saya suruh sikat WCnya biar bersih,”sebut pria yang biasa selalu tenang.

Oleh karena itu, dirinya berjanji jika ke depan akan berkunjung lagi ke dinas peternakan untuk melhat perkembangannya. “Saya akan kembali lagi kesini, kalau masih seperti ini maka tak ada cerita lagi semuanya saya pindahkan. Saya baru pertamakali kesini (dinas Peternakan-red) melihat operasional kantornya, APBD cukup kalau untuk sekedar membersihkan kantor, memperbaiki pelapon yang bolong dan lain sebagainya,”jelas Alex.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan Sumsel, Max Sulistyo mengatakan bahwa pihaknya bersyukur dengan kedatangan Gubernur meninjau kantornya. “Jujur kami tidak tau beliau mau datang, tapi terlepas dari itu kami bersyukur Gubernur memberikan beberapa masukan khususnya mengenai kebersihan dan kedisiplinan yang selalu beliau tekankan diberbagai kesempatan,” katanya.

Dengan kedatangan Alex tersebut, Max merasa sangat diperdulikan oleh Gubernur.
“Itu tandanya beliau peduli, masukan-masukan dan saran dari gubernur itu tentunya bertujuan agar kami lebih baik lagi. Mengingat apa-apa yang disarankan Gubernur itu adalah untuk kepentingan kami juga dan memotivasi kami agar bekerja lebih maksimal dari yang sudah-sudah,”pungkasnya.(alk)

LEAVE A REPLY