Aklamasi, Kurmin Halim Kembali Pimpin PSMTI Sumsel

0
267

 

RADAR PALEMBANG, Pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Musprov) Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Sumsel yang digelar di The Alts Hotel Palembang, secara aklamasi memilih Kurmin Halim SH sebagai Ketua PSMTI Sumsel masa bakti 2019-2023 mendatang untuk ketiga kalinya. Dimana pada saat penentuan bakal calon, Pengurus Cabang dari Kota Palembang, Lahat dan Baturaja hanya mengusulkan namanya.
“Kita melihat, selama kepemimpinan pak Kurmin Halim SH sudah banyak kemajuan dan capaian yang telah diraih selama ini. Karena itu, berdasarkan hasil rapat yang melibatkan pengurus di Kota Palembang sepakat untuk mencalonkan kembali pak Kurmin Halim jadi ketua PSMTI Sumsel. Saya harap, beliau ini bisa menjadi sosok nahkoda dan panutan para pengurus. Kita yakin, ke depan PSMTI akan lebih maju lagi dari saat ini,” ungkap Ketua PSMTI Kota Palembang, Livia Wangdra di sela-sela Musprov, kemarin.
Masih katanya, walaupun di dalam AD/ART masa jabatan ketua hanya 2 periode, akan tetapi tentunya ini sudah menjadi hal yang perlu dicarikan solusinya bersama. Pasalnya, dari beberapa nama yang ada di dalam PSMTI juga dipertimbangkan dan dikaji dengan pengurus. ” Banyak tokoh, tapi semua pengurus sudah satu tekad untuk mendukung pak Kurmin Halim,” ulasnya.
Sementara itu, terkait dengan pengajuan bakal calon yang hanya seorang dan juga sudah habis masa jabatan, Ketua Steering Committe (SC) dr Harry mengatakan, hal ini dikembalikan ke forum untuk sikapi hal tersebut. Apalagi diakuinya, saat musprov juga dihadiri sesepuh, dewan kehormatan dan dewan penasehat. ” Kita dengarkan masukan dan arahan dari mereka. Sebab ini semua untuk kemajuan PSMTI juga,” tegasnya.
Sementara itu, Pengurus Pusat PSMTI, Peng Suyono mengatakan, hal ini baru pertama kali terjadi di PSMTI pada tingkat provinsi sudah habis masa jabatannya tetap dipilih dan dipertahankan. Karena itu, dirinya menyerahkan sepenuhnya hal ini ke forum dan AD/ART PSMTI.
” Bila semua audien dan pengurus sudah menghendakinya, maka bisa dipakai pasal 21 ayat 5 AD/ART terkait calon tunggal. Sehingga hal ini menjadi dasar penentuan ketua. Saya harap, semua berjalan baik dan bisa melaksanakan amanat pengurus ini dengan sebaik mungkin. Ini jadi contoh baik dalam proses demokrasi di dalam PSMTI sendiri,” tegasnya.
Ketua PSMTI Sumsel, Kurmin Halim SH saat dibincangi koran ini menyebutkan, sebelumnya sudah mengundurkan diri dan menginginkan adapergantian serta ketua baru. Bahkan untuk mewujudkan hal tersebut, dirinya juga sudah menyiapkan kader atau pengurus sebagai pengganti sejak 2-3 tahun yang lalu. Akan tetapi, di beberapa bulan terakhir menolak dan juga tidak bersedia. “Dari dalam hati saya sudah inginkan ada pengganti dan regenerasi kepemimpinan di PSMTI Sumsel. Calonnya juga sudah saya siapkan. Dengan begitu, proses dari regenerasi bisa terus berjalan. Hanya saja, secara mengejutkan ternyata dari ketiga daerah mencalonkan saya lagi. Sehingga mau tidak mau, saya harus jalankan. Ini juga saya didukung oleh sesepuh PSMTI,” terangnya.
Karena itu, dengan ini dirinya menjadi satu-satunya pengurus yang menjabat 3 peridoe dari hasil pemilihan. Dengan hal ini, dirinya harus mampu melaksanakan kepercayaan yang sudah diberikan. Paling tidak, nantinya akan menjadi wadah bagi para pengurus dan marga Tionghoa untuk lebih banyak berkiprah. ” Ini amanah dan bentuk kepercayaan tinggi dari pengurus,” ulasnya.
Terkait program kerja ke depan, dirinya untuk langkah pertama adalah menggelar rapat dengan seluruh pengurus dan tim formatur untuk penyusunan program 4 tahun ke depan. Bahkan dirinya berharap, akan ada gebrakan baru lagi untuk lebih berkiprah lagi untuk kemaslahatan semua pihak.
” Saya ingin dalam 4 tahun ke depan akan ada gebrakan baru dalam program. Sebab saya tidak ingin untuk menjabat 4 periode. Sebab tidak baik kalau memimpin terlalu lama. Program sosial tetap lanjut. Pendidikan dalam bentuk pemberian les bahasa Mandarin akan lebih ditingkatkan. Juga menjalin kerjasama dengan berbagai.(sep)

LEAVE A REPLY