Akibat Dualisme Kepengurusan Golkar Terancam Absen Pemilukada

0
850

 

RADAR PALEMBANG – Dampak dari dualisme kepengurusan yang terjadi dalam tubuh Partai Golkar, akan menghambat partai berlambang pohon beringin ini dalam  mengusung kadernya untuk  menjadi calon  kepala daerah dalam pemilukada di 7 kabupaten yang akan berlangsung  pada 2015 mendatang.

”Kisruh yang terjadi  saat ini akan akan menghambat proses dalam pengusungan kader yang akan maju dalam pemilukada, dengan kisruh ini kita terancam tidak dapat mengusung calon kepala daerah,”kata Sekretaris DPD Golkar Sumsel Herpanto, kepada Radar Palembang yang ditemui, senin (29/12).

Dikatakannya,  penyebab Golkar tidak ikut serta dalam pemilukada disebabkan, pengajuan kepengurusan pEriode 2014-2019 ditolak oleh Kemenkumhan, sehingga baik itu versi Aburizal Bakrie (ARB) maupun Agung Laksono tidak diakui oleh pemerintah.

Tidak hanya itu saja, dampak dari kisruh yang terjadi dalam internal Golkar juga menghambat program-program pemengan alam sejumlah agenda politik lainnya, ia juga berpandangan bahwa dengan persoalan yang terjadi ini program pengkaderan berjalan ditempat.”Kita berharap kisruh ini segera tuntas, sehingga tidak mengangu program kerja ari Partai Golkar kedepan,”jelas Herpanto.

Dijadwalkan pada 8 Januari 2015 mendatang, baik kubu ARB maupun Agung Laksono akan melakukan pertemuan dengan agenda islah (damai), diharapkan dengan islah nanti Golkar kembali bersatu dan solid.

”Harapan kita yang ada di daerah tentu islah nanti akan menyatukan keduanya yang selama ini bersebrangan,”kata Herpanto yang juga anggota DPRD Sumsel ini.

Dengan islah nanti akan ada titik temu yang dapat menyatukan segala perbedaan yang selama ini terjadi, untuk menatap Golkar yang lebih baik dan citra Golkar semakin membaik dimata publik.

”Siapa lagi yang akan membesarkan Golkar kalau bukan kader, oleh karena itu kita berharap secepatnya islah dapat kembali menyatukan kader yang selama ini bersebrangan,”tegasnya

Ditambahkannya, untuk kader yang hadir dalam Munas Ancol menunggu hasil islah yang dicapai nanti, dan dipastikan pihaknya akan memberikan teguran kepada sejumlah kader yang terbukti hadir dalam munas tersebut. (zar)

LEAVE A REPLY