Akademisi, Ingatkan Bansos Tepat Sasaran 

0
113
Guru Besar Ekonomi Universitas Sriwijaya, Prof Bernadette Robiani

RADAR PALEMBANG – Guru Besar Ekonomi Universitas Sriwijaya, Prof Bernadette Robiani mengingatkan realokasi anggaran pemerintah untuk penanganan Corona Virus Disease atau Covid 19 harus tepat dan efisien dalam penggunaannya.

“Pemerintah relokasi anggaran untuk belanja, kemudian dialihkan untuk mengatasi pandemi ini (Covid-19,red). Insentif subsidi dan bantuan sosial harus tepat sasaran,”tegas dia.

Prof Bernadette menambahkan, mari semua memastikan anggaran (realokasi,red) untuk stimulus bidang kesehatan (penanganan Covid 19,red), memang benar dibelanjakan dengan efisien.

Belum lagi, diingatkan Bernandette, kisruh data penduduk yang saat ini, bisa saja terjadi, ada yang harus terima bantuan (sosial,red) tapi kenyataannya tidak menerima bantuan tersebut.

Langkah ini, akui dia, merupakan penanganan jangka pendek yang bisa dilakukan, baik pemerintah, baik di tingkat pusat dan daerah termasuk semua stakeholder di daerah.

Sedangkan, dirinya tetap mengingatkan pemerintah juga tetap memfokuskan pada persiapan perkembangan ekonomi jangka panjang. “Jangka panjangnya, tetap fokus pada hilirisasi produk daerah ini, itu tetap jalan.”

Apalagi, sambung dia, China (tujuan ekspor,red) sejak Januari membatasi kegiatan (perdagangan luar negeri,red), karena adanya lockdown disana. Menurutnya, selama triwulan II ini, mungkin ada penurunan konsumsi.

“Ada juga pemikiran masyarakat lebih (memilih,red) menabung, ini akan berpengaruh ke tingkat konsumsi masyarakat,”ujar dia. Karena itu, jika pemerintah tetap fokus jangka panjang terkait hilirisasi maka, setelah usainya pandemi Covid 19 ini akan berefek positif ke pertumbuhan ekonomi Sumsel.

Serupa diungkapkan, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Hari Widodo. “BI (pusat,red) menambah likuiditas melalui berbagai instrumen, termasuk SBN di pasar sekunder, menurunkan GWM dan lainnya,”jelas Hari.

Begitupun, akui Hari, OJK, LPS, KKSK juga menempuh kebijakan untuk menjaga perekonomian. Namun, sambung dia, paling penting disini (penanganan Covid-19,red) yakni mengenai jaring pengaman sosial.

“Kami juga merekomendasikan (pengaman sosial,red) untuk level provinsi. Harus ada jaring pengaman sosial membangkitkan solidaritas sosial, kita harus bersama-sama melalui aksi sosial,”ujar dia.

Melalui bantuan sosial tepat sasaran, akan menjaga konsumsi masyarakat. “Diharapkan membantu konsumsi masyarakat terutama yang rentan terkena atau terdampak Covid 19,”ujar dia. (dav)

 

LEAVE A REPLY