Agustus, Ground Breaking Masjid Raya Sriwijaya

0
1130

 

RADAR PALEMBANG – Perintah provinsi bukan hanya memperhatikan pembangunan infrastruktur belaka, melainkan juga peningkatan pembangunan keimanan. Salah satunya dengan segera akan mewujudkan pengerjaan proyek Masjid Raya Sriwijaya, yang akan menjadi masjid termegah dan tercantik di Asia.

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Alex Noerdin mengatakan, di awal Agustus 2015 mendatang akan dilakukan Ground Breaking pembangunan Masjid Raya Sriwijaya. Menurutnya, Pemerintah Provinsi Sumsel menargetkan dua tahun ke depan pembangunan masjid sudah selesai, dan masyarakat sudah dapat melaksanakan ibadah sholat di Masjid Raya Sriwijaya.

“Dua minggu lagi akan dilakukan Groud Breaking. Target dua tahun selesai, setelah berjalan setengah pembangunan, saya akan roadshow ke beberapa negara Timur Tengah untuk mencari dana bantuan dari negara-negara Islam,” ujar Gubernur H Alex Noerdin, saat menghadiri Halal Bi Halal Idul Fitri 1436 H TP PKK dan Dharma Wanita Persatuan Prov. Sumsel Tahun 2015, Selasa (28/7).

Masjid ini nantinya akan dibangun tiga lantai, dengan arsitektur modern. Dan di area masjid akan dibangun fasilitas pendukung kegiatan kerohanian seperti Islamic Centre, pusat perekonomian syariah, laboratorium dan pusat kajian dan pemelitian Islam serta kegiatan pendidikan Islam.

Dia menyebut, masjid ini yang telah digagas sejak 2010 oleh beberapa tokoh penting Sumsel, seperti H Taufik Kiemas (alm), dan Prof Jimly A Siddik ini, akan dibiayai dana APBD Sumsel dan 17 kabupaten kota di daerah ini.

Untuk membangun masjid, dibutuhkan dana yang sangat besar maka dari itu perlu bantuan dari beberapa negara Islam yang akan menjadi donatur masjid raya ini. Seperti seperti Saudi Arabia, Qatar dan Uni Emirat Arab.

Masjid raya ini membutuhkan anggaran sebanyak Rp1,5 triliun. “Kami akan segera mencari dana agar pembangunan masjid akan segera terlaksana,” ungkapnya.

Masjid megah ini nantinya akan dibangun selama 3 tahun yang akan di desain oleh Kind Arsitek yang berasal dari kota Jakarta. (*)

 

 

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY