9 Perwakilan Negara Hadir Bonn Challenge

0
461

 

 

RADAR PALEMBANG – Pelaksanaan Asia Pasific Bonn Challenge Conference 2017 yang awalnya akan dilaksanakan di Palembang, antara 13-15 Febaruari nanti diundur dengan dua opsi. Opsi pertama, pelakaanaannya akan dilakaanakan pada 29-31 Maret 2017 atau opsi yang kedua juga disiapkan antara 5-7 April 2017. Mundurnya acara ini, karena untuk mematangkan peserta yang akan datang nantinya.

Sejauh ini, baru ada 9 perwakilan dari 9 negara yang akan hadir dari lebih 30 negara yang akan diundang dalam pertemuan tingkat menteri membahas lingkungan hidup tersebut.  Hal itu diungkapkan, Plt Sekda Pemprov Sumsel, Joko Imam Santoso, di ruang rapat bina praja, Jumat (13/1/2017). Nantinya ini akan menjadi berkumpulnya 81 Delegasi dari 30 negara.

“Kita akan mempersiapkan secara matang pelaksanaan Bonn Challenge di Palembang. Dan ini pertama di Indonesia, sebelumnya selalu di luar negeri, Paris termasuk Bonn, Jerman sendiri dilaksanakannya,”ulasnya.

Ia menambahkan, kita ingin memastikan undangan acara ini benar-benar sampai di peserta yang akan diundang. “Dan mundurnya jadwal ini, membrikan kita waktu dalam persiapan untuk kepastian tamu undangan yang akan hadir.”

Dari jumlah 81 Delegasi, diperkirakan secara keseluruhan akan ada 250 orang yang akan hadir di kegiatan ini tersebut. Bahkan, jumlah ini lebih tinggi dibandingkan Bonn Challenge di Panama tahun lalu yang hanya diikuti sebanyak 60 Delegasi.

Menurut dia, Bonn Challenge ini sebagai wadah untuk restorasi hutan.  Perkembangan inisiatif Bonn Challenge, diluncurkan pertama kali pada 2 September 2011 oleh Germany dan The Internasional Union For Conservation (IUCN), merupakan gerakan global untuk merestorasi 150 juta hektar lahan yang terdeforestasi dan terdegradasi sampai 2020.

Itu target dunia dan di Indoneia baru Provinsi Sumsel yang memiliki komitmen 400 ribu hektar. Dengan itu Sumsel pertama yang menggelar ini se-Asia, padahal seharusnya Pasific, tetapi di sana belum ada yang sanggup dengan memiliki komitmen seperti Sumsel.

“Jadi akan ada dua kegiatan, yakni meeting di Griya Agung Palembang dan utamanya pak gubernur menginginkan adanya field trip atau kunjungan lapangan ke Sepucuk Kabupaten Ogan Komering Ilir di hari pertama,” ujar Joko.

Pemprov Sumsel bersama mitra terkait akan mengemas kegiatan Bonn Chalenge ini berbeda dengan yang pernah diselenggarakan di beberapa negara sebelumnya, sehingga akan memberikan kesan positif tersendiri. (dav)

 

LEAVE A REPLY