8,5 Juta Batang Rokok Ilegal Dimusnahkan

0
171

 

RADAR PALEMBANG – Kanwil DJBC Sumbagtim dan KPPBC TMP B Palembang selama tahun 2019 secara rutin melaksanakan kegiatan operasi pasar di beberapa titik di wilayah pengawasan Kanwil DJBC Sumbagtim.

Melalui kegiatan Operasi Pasar yang bertajuk “Gempur Rokok llegal” , Kanwil DJBC Sumbagtim dan KPPBC TMP B Palembang berhasil melakukan penindakan terhadap BKC HasiI Tembakau dan Tembakau Iris, Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) serta HPTL yang menggunakan pita cukai bekas, pita cukai palsu, pita cukai bukan peruntukannya maupun tanpa dilekati pita cukai yang melanggar ketentuan Undang-Undang Cukai No. 39 Tahun 2007.

Pada Rabu, 4 Desember 2019, Kanwil DJBC Sumbagtim & KPPBC TMP B Palembang akan melaksanakan pemusnahan terhadap Barang Milik Negara (BMN) dan Barang yang Dinyatakan Tidak Dikuasai (BTD).

“Ini merupakan hasil tegahan selama penindakan di tahun 2019 berupa 8.487.086 batang rokok, 136 pcs sex toys, 14.431 Botol MMEA, 109 pcs alat kesehatan, 264 Botol HPTL, 36 pcs anak panah, 97 Kg tembakau iris, 12 Lembar pakaian, 14 pcs airsoft gun dan Sparepart, 3 pcs kosmetik,”kata Kepala Kanwil Bea Cukai Sumatera Bagian Timur, Dwijo Murjono.

Barang barang yang akan dimusnahkan tersebut adalah barang yang dikategorikan sebagai barang yang dilarang dan dibatasi (LARTAS) dan telah mendapat persetujual pemusnahan dari Kanwil DJKN Sumsel, Jambi dan Babel dan Kantor Pelayanan Kekayaan Negar, dan Lelang (KPKNL) Palembang.

Total nilai barang keseluruhan hasil penindakan yang akas dimusnahkan oleh Kanwil DJBC Sumbagtim dan KPPBC TMP B Palembang sebese Rp 3,5 miliar dengan potensi kerugian negara yang ditimbulkan adalah sebesar Rp 3 miliar.

Pemusnahan Barang Milik Negara (BMN) dan Barang yang Dinyatakan Tidak Dikuasi (BTD) tersebut dilakukan dengan cara dibakar atau dirusak untuk menghilangkan fungsi da sifat awal dari barang tersebut sehingga tidak dapat digunakan Iagi. (dav)

LEAVE A REPLY