82 Aparatur Desa se Kabupaten Muratara Ikuti Bimtek Aplikasi Siskuedes 2.0

0
144

RADAR PALEMBANG,  – 82 aparatur desa dan 7 operator kecamatan Se Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), ikuti Bimbingan Tekhnis (Bimtek) Sistem Keuangan Desa (Siskuedes) versi 2.0.
Bimtek yang dilaksanakan selama empat hari, sejak tanggal 9 sampai 12 Juli, di UPT Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pemerintah Kota Lubuklinggau, dilaksanakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMD-P3A) Kabupaten Muratara, dibuka oleh Asisten III Bidang Administrasi, Kahlan, S.Sos.
Sementara itu, Bupati Muratara, HM Syarif Hidayat yang diwakili Kepala BKPSDM Kabupaten Muratara, Ralin Jufri. Dalam arahannya, Ralin Jufri menyambut baik terlaksananya Bimtek aplikasi Siskuedes versi 2.0 yang bertujuan untuk mendidik para operator desa dan operator kecamatan.
“Dengan Bimtek ini, diharapkan tidak adanya keterlambatan pelaporan keuangan desa baik itu Dana Desa (DD) maupun Alokasi Dana Desa (ADD), Kita memang kabupaten muda, tapi dalam hal pelaporan kita tunjukkan bahwa kita bisa menjadi lebih baik dari kabupaten lain,” Kata Ralin saat membuka Bimtek, Selasa (9/7).
Lebih lanjut, Ralin Jufri menambahkan Bimtek yang bertujuan untuk mewujudkan kualitas dan profesionalisme aparatur pemerintah desa, tentu perlu dilakukan pembinaan melalui pelatihan yang mengarahbpada pengetahuan, kepribadian dan tanggungjawab terhadap tugas tugas dan fungsu perangkat desa.
“Saya mengajak semua peserta untuk melakukan terbaik dalam penyelenggaraan pemerintahan desa yang transparan dan akutabel,”ajak dia.
Ditempat yang sama, Kepala DPMD-P3A Kabupaten Muratara, Hj Gusti Rohmani yang diwakili Mardiansyah yang memberikan materi menyampaikan kalau aplikasi Siskuedes ini diberlakukan untuk seluruh desa dengan penerapan secara bertahap mulai tahun 2016.
Bimtek ini sebagaimana amanah Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 20 tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa pasal 30 (3) tentang pengelolaan keuangan desa dapat dilakukan dengan menggunakan Sistem yang dikelola Kemendagri.
“Ini juga sebagaimana Undang-undang No.6 tahun 2014 tentang Desa, dimana Siskuedes selaku aplikasi pengelolaan keuangan desa, yang dikembangkan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dalam rangka peningkatan kualitas tata kelola keuangan desa,” papar Mardiansyah.
Lebih tepatnya, Aplikasi Siskuedes merupakan alat bantu yang diperuntukkan untuk pemerintah desa dalam pengelolaan keuangan desa. Mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, penata usahaan, pelaporan dan pertanggungjawaban secara komputerisasi.
Sekarang lanjut Mardi, telah diluncurkan aplikasi Siskuedes Versi 2.0 yang sudah disesuaikan dengan pengelolaan keuangan desa yang terbaru yaitu Permendagri No. 20 tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa, dari yang sebelumnya versi 2.0.1.
“Jadi Bimtek ini merupakan kesempatan yang penting bagi operator desa untuk mendalami akan pengetahuan dalam hal tekhnis pada aplikasi Siskuedes,”Ucapnya.
Bertindak selaku narasumber Bimtek, selain dari DPMD-P3A, hadir Kepala BKPSDM Kabupaten Muratara, Ralin Jufri, Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Selatan.(rd2)

LEAVE A REPLY