600 Hektare Lahan Gambut Sumsel Rusak

0
297

 

RADAR PALEMBANG– Berdasarkan data dari┬áBadan Restorasi Gambut (BRG) Republik Indonesia untuk Sumatera Selatan ada sebanyak 600 hektare lahan gambut di Sumsel rusak, namun dari total jumlah tersebut 102 ribu hekatare lahan sudah di restorasi oleh BRG RI.

Deputi Bidang Edukasi, Sosialisasi, Partisipasi dan Kemitraan BRG, Dr. Myrna A. Safitri mengatakan berdasarkan data di tahun 2016 ada seluas 615,9 ribu hetare lahan gambut rusak. “dari 615,9 ribu hektar tersebut 477,86 ribu hektarnya lahan konsensi dan 48,36 ribu hektarnya kawasan konservasi serta 89,68 hektar kawasan tak ada ijin,” ujarnya kemarin.

Dia mengatakan untuk mengantisipasi kerusakan lahan gambut tersebut pihaknya terus melakukan restorasi lahan gambut. “cara restorasi lahan gambut yang sering kami lakukan adalah dengan cara melakukan pembasahan lahan,” jelasnya.

Lanjutnya, untuk kerusakan lahan gambut yang sudah sangat parah harus dibutuhkan pemulihan yang cukup lama. “Kami mencatat penurunan titik panas secara signifikan ditemukan pada lokasi yang makin dekat dengan Pembangunan Infrastruktur Pembasahan Gambut (PIPG),” terangnya.

Namun jika berada pada radius 0-1 km dari PIPG, rata-rata hanya ada 2,4 persen hotspot. Semakin jauh dari PIPG, hotspot bertambah. Misalnya pada jarak 1-2 km ditemukan 5,6 persen hotspot dan pada jarak lebih dari 2 km ada 92 persen hotspot.

“Pada 2018 kegitan fisik restorasi gambut dilakukan melalui mekanisme tugas pembantuan oleh Pemerintah Daerah, telah terbangun 99 sumur bor, 516 sekat kanal dan 18 upaya penimbunan kanal untuk program pembasahan ekosistem gambut atau rewetting,” pungkasnya.(spt)

LEAVE A REPLY