39 Poktan Terima Peralatan Stek Kopi

0
184
Walikota Pagaralam Alpian Maskoni menyerahkan peralatan program Stek Kopi kepada di Villa Gunung Gare

RADAR PALEMBANG – Janji Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni menyejahterakan petani kembali dibuktikan di tahun ini dengan program stek kopi berkelanjutan. Program sejuta stek kopi dalam rangka mendongkrak produksi kopi di Kota Pagaralam.

Bertempat di Gedung Seminar Gunung Gare, kemarin, dilangsungkan Sosialisasi  Penyambungan Tanaman Kopi 2020. Tahun ini diikuti 39 kelompok tani (Poktan) tersebar dilima Kecamatan se-Kota Pagaralam. Sekaligus, menerima bantuan peralatan penyambungan tanamam kopi (stek) tahun 2020 melalui Bidang Produksi Tanaman Perkebunan Dinas Pertanian Kota Pagar Alam. “Program stek kopi berkelanjutan ini bertujuan untuk menunjang perekonomian terutama di bidang pertanian. Kami berharap adanya peran serta dari masyarakat agar program pemerintah dapat berjalan dengan baik,” ujar Kak Pian.

Sementara Kepala Dinas Pertanian Kota Pagaralam, Gunsono Mekson didampingi Kabid Tanaman Produksi Perkebunan, Diki Herlambang mengatakan, stek kopi merupakan salahsatu program unggulan Pemkot Pagaralam. “Tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan petani serta meningkatkan produksi kopi bagi petani kopi serta mendorong dan memotivasi petani kopi untuk mengarah yang besifat agrobisnis,” katanya.

Targetnya sebut Gunsono sama seperti tahun sebelumnya yaitu sejuta stek kopi. “Tahun 2020 ini, sebanyak 39 poktan terdiri dari sekitar 695 petani menerima bantuan stek kopi. Jika dirincikan areal tanamnya mencapai sekitar 700 hektar lahan kopi,” beber Gunsono.

Melalui APBD Kota Pagaralam, disiapkan  anggaran mencapai Rp 2 miliar dan Rp 93 juta untuk upah kelompok pengawasan. “Jika tak ada hambatan, besok (hari ini, red) pelaksanaan program stek kopi 2020 perdana penyambungan kita lakukan di salah satu lahan kopi petani penerima bantuan di kawasan Kecamatan Dempo Utra,” paparnya. (edi)

 

LEAVE A REPLY