35 Kamar di-Booked Kepresidenan

0
722

 

RADAR PALEMBANG– Gaya kerja blusukan Presiden Joko Widodo yang menjadi khasnya selama menjabat walikota Solo, gubernur DKI Jakarta hingga kini sebagai RI 1 tetap melekat. Ini terlihat dari jadwal protokoler yang disusun, saat pelaksanaanya selalu berubah, semula berkantor dan menginap di Palembang, Kamis (29/10/) berubah, preisden akan stand by di Ogan Komering Ilir (OKI).

Berdasarkan informasi yang diterima Radar Palembang, Rabu (28/10) malam, wacana kegiatan Presiden RI di provinsi Sumsel dan Propinsi Jambi yang akan dilaporkan oleh Karo Protokol Istana Kepresidenan RI pada saat transit di Abu Dhabi, yakni pada Kamis, (29/10/2015) pukul 08.30 WIB landing Palembang yang selanjutnya mendengarkan paparan Menkopolhukam Luhut Binsar Panjaitam dan Gubernur Sumsel H Alex Noerdin di ruang VVIP bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang.

Lepas mendengarkan paparan kondisi terkini penanganan kebakaran lahan dam hutan yang menyebabkan bencana kabut asap di Sumsel, presiden selanjutnya menuju Hotel Arista (istirahat dan santap siang pribadi).

Lalu, perjalanan selanjutnya, Pkl 14.00 WIB menuju Air Sugihan kabupaten OKI dengan menggunakan helikopter dalam rangka peninjauan titik api. Selanjutnya kembali menuju ke Palembang, Pkl 16.00 WIB untuk peninjauan penanganan kesehatan ( RS/puskesmas/rmh singgah utk bayi,anak dan lansia terdampak asap), malam istirahat dan santap malam pribadi di hotel.

Namun terjadi perubahan kembali pada malam itu juga yakni setelah tiba di Palembang, Jokowi tidak lagi mendengarkan paparan para menteri dan gubernur di VVIP Bandara SMB II tapi langsung menuju Kabupaten OKI. Kemudian kembali ke Palembang pada sore pukul 16.00 WIB.

Selanjutnya kembali berubah. Setelah tiba di Palembang, Presiden langsung ke Kabupaten OKI untuk meninjau lokasi kebakaran lahan sekaligus berkantor disana dengan mendengarkan paparan para menteri dan gubernur, serta dikabarkan akan berkantor dan menginap di OKI. Sebelumnya, persiapan berkantor di Palembang, yang rencana presiden hingga Sabtu atau Minggu mendatang, sudah disiapkan dengan 3 tempat pilihan, Kantor Pemprov Sumsel, Griya Agung, dan Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Terlepas presiden akan menginap di Palembang atai OKI, pihak penginapan, yang dipercayakan kepada Hotel Arista, menegaskan tetap stand by dengn standar kepresidenan. “Namun hotel kita tetap siap dan stand by dengan pelayanan standard president,”jelas Public Relation Hotel Arista, Alan, Kamis (29/10).

Bahkan, diakuinya persiapan sudah dilakukan sejak sehari sebelumnyam atau Rabu (28/10). Persiapan pelayanan dan kemananan standrd kepresidenan sdh kita lakukan sejak kemarin (rabu,red), sejak ada informasi dari tim istana kepresidenan,”jelas dia kepada Radar Palembang. Mengenai informasi sebanyak 35 kamar yang di-booked yang diterima Radar Palembang, dirinya mengakui kurang lebih seperti itu.

Terkait jadwal kerja Presiden Joko Widodo pada Jumat (30/10/2015) dari karo protokol istana kepresidenan RI, paginya peninjauan ke kabupaten Muba dengan menggunakan helikopter, lalu siang menuju Jambi dengan helikopter serta akan melakuka  sholat Jumat di Jambi. Dilanjutkan santap siang di Jambi, peninjauan lahan / titik api di sekita kota Jambi, peninjauan pelayanan kesehatan (sama dgn kegiatan di Palembang), malam istirahat dan santap malam pribadi.

Hari berikutnya, Sabtu (31/10), pagi Joko Widodo akan melakukan peninjauan penanggulangan / pencegahan kebakaran lahan (pembuatan kanal blok) di lahan gambut, berlanjut ke santap siang dan sore kembali ke Jakarta. (dav)

 

BAGIKAN
Berita sebelumyaApa Kabar APBN 2016 ?
Berita berikutnyaJokowi Bagi-bagi KIS

LEAVE A REPLY