293 Caleg Muratara Harus Siap Kalah

0
210

 

RADAR PALEMBANG, Dari 318 Calon Legiskatif (Caleg) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) pada Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019, setidaknya 293 Caleg harus siap kalah.

Hal tersenut disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Muratara, H Abdullah Makcik saat memghadiri acara deklarasi Pemilu damai dan peresmian Rumah Pintar Pemilu Kabupaten Muratara di halaman Sekretariatan KPUD Muratara, di Desa Noman Baru Kecamatan Rupit, Senin (31/12).

“Kami meyakini 318 Caleg yang akan berebut 25 kursi di Muratara merupakan orang-orang pilihan. Namun kami berharapa para Caleg tidak hanya siap kalah, tapi juga harus lebih siap kalau dak menang (tidak terpilih,red). Maklum saja, yang galak meribut ni biasonyo caleg yang dak siap kalah,”ucap Mak Cik yang juga Ketua MUI Kota Lubuklinggau ini.

Mengapa demikian, Abdullah Makcik menjelaskan, Kabupaten Muratara hanya memiliki 25 kursi, sedangkan seluruh Caleg yang akan memperebutkannya sebanyak 318 Caleg. Artinya, tidak sampai sepuluh persen yang duduk, sedangkan 90 persen lebih yang tidak duduk. Jadi semua Caleg mau tidak mau harus siap kalah.

“Kami berharap, kondisi yang saat ini aman, kondusif akan terjaga  hingga hari pencoblosan tanggal 17 April 2019 dan pasca pemilihan mendatang, suhu politik tetap sejuk dan nyaman, Kami yakin caleg-caleg terdidik sehingga tidak akan terjadi konflik,” imbuhnya.

Sebelumnya, Ketua KPUD Muratara, Agus Mariyanto mengatakan, Deklarasi di penghujung tahun 2018 bukan seremonial belaka tapi sebagai penguatan negara yang menjunjung tinggi pilar-pilar demokrasi, serta upaya menjaga amanah Undang-undang Dasar tahun 1945.

Agus menambahkan, Dalam menjalankan Pemilu tahun 2019 ini sebanyak 6.247 personil mulai dari KPPS,PPS, PPK dan KPU akan senantiasa menjalankan tugas dengan semaksimal mungkin, sesuai tugas dan masing-masing.

“Selama kepemimpinan kami, sudah dua kali pemilihan kepala daerah, pemilihab bupati dan pemilihan gubernur. Alhamdulillah terlaksana damai dan sportifitas,” beber dia seraya mengungkapkan kalau masa jebatan Komisioner KPUD akan tinggal 6 hari lagi. Dimana tanggal 7 Januari 2019 beralhir.

Pada kesempatan itu, pihaknya juga berharap hadirnya rumah pemilu akan  dapat menjadi referensi dan sejarah, karena semua kejadian, semua dokumen pelaksanaan Pilkada disimpan di rumah Pemilu.

“Mudah-mudaahan rumah Pemilu ini dapat selalu dillestarikan sehingga dapat bermanfaat kedepannya sebagai tempat pembelajaran bagi generasi kita kedepan,” tutur Agus. (rd2)

LEAVE A REPLY