20 Kopi, Pilihan Tepat Hangout Bareng Teman

0
294

Kafe Minimalis Bergaya Monokrom

RADAR PALEMBANG – 20 Kopi, kafe bergaya monokrom yang berlokasi di Jalan Sumpah Pemuda Nomor 8 Palembang ini memang tampil beda dari kebanyakan kafe lainnya. Kafe minimalis dengan kapasitas 50 orang ini didominasi nuansa putih sehingga kafe terlihat luas dan terang. 20 Kopi mengusung konsep ala Jepang dan sengaja didesain khusus sebagai tempat hangout anak muda Kota Palembang yang dilengkapi dengan fasilitas WiFi.

“Sebenarnya kita bisa untuk semua kalangan, tapi ya kebanyakan anak muda yang datang buat nongkrong atau mengerjakan pekerjaan kantor,” ujar Ichie Awaluddin, pemilik 20 Kopi saat dibincangi kemarin.

Nama 20 Kopi sendiri disebutkan wanita enerjik berusia 43 tahun ini diambil dari 20 Kopi yang ada di Lampung milik Aditya yang merupakan teman dekat sang putri tercinta yang bernama Anisa.

“Awalnya kita suka nawari jastip setiap mau ke Lampung. Beberapa bulan sebelum buka di sini, kita sering nawarin di medsos, ada yang mau gak jastip 20 Kopi. Jadi rata-rata teman anak saya udah tahu rasa 20 Kopi. Karena mereka berdua sama-sama hobi kuliner, Anis kebetulan juga punya bisnis kuliner Lemaklah Sei Sapi, akhirnya saya modalin buka 20 Kopi di sini dan semua resep Adit yang buat,” jelasnya.

Kafe yang buka mulai pukul 10.00 – 22.00 WIB ini menyajikan aneka minuman kopi seperti Baga yang menjadi menu favorit di 20 Kopi. Ada juga Americano  Honey, Neembo Preso. Selain itu tersedia juga non kopi seperti matcha, red velvet, charcoal dan lainnya yang dibanderol mulai dari harga Rp15.000 – Rp30.000.

Tak ketinggalan suguhan snack yang menggugah selera seperti risol, cookies, lava cake, banana bread, cheese cake, kelepon cake, dan lainnya yang dibanderol mulai dari Rp13.000.

Masih kata dia, untuk saat ini pengunjung yang datang hanya ditemani alunan musik saja, nanti menurutnya akan ada live akustik dan performance DJ yang akan meyuguhkan easy music seperti R&B.

Sementara Aditya, pengelola 20 Kopi menambahkan, untuk ke depan, 20 Kopi akan lebih ramah lingkungan dengan menerapkan go green di lingkungan kafe.

“Saat ini kita mulai menyiapkan untuk tidak memakai plastik. Mungkin sekarang kita masih menggunakan plastik, tapi kita dalam tahap pematangan. Nanti rencananya untuk sedotan kita gunakan bambu atau kaleng. Kalau untuk pesanan cup kita akan usahakan menggunakan gelas, dan kita juga mulai mengurangi pesanan untuk take away,” katanya.

Selain itu, 20 Kopi juga mendukung meminimalisir penyebaran Covid-19, ini terlihat pada saat peresmian kafe beberapa hari lalu, di mana pihaknya menyiapkan undangan yang dilengkapi dengan masker trendy dan hand sanitizer dengan bentuk yang simpel dan unik  yang dirancang sendiri.

“Masker dan hand sanitizer ini nanti kita sediakan juga di 20 Kopi bagi konsumen yang ingin beli, kita akan beri harga diskon,” tutupnya. (hen)

LEAVE A REPLY