19 Agustus Yayasan Ashoka Raja Mahawirya Gelar Ulambana

0
326

RADAR PALEMBANG – Tempat Ibadah Yayasan Ashoka Raja Mahawirya di Jalan Residen Abdul Rozak Blok E No 3 ( samping sekolah Kusuma Bangsa) Palembang, Senin (19/8) akan menggelar ritual sembahyang Ulambana (Cioko) sekaligus ulang tahun dewa Tai Soi.

Steven Pembina Tempat Ibadah Yayasan Ashoka Raja Mahawirya didampingi Ketua Yayasan Lili dan Sekretaris Dahlia mengatakan, ritual acara diawali dengan Ciap Sin, Ciok Siu atau perayaan Ultah Dewa Tai Soi.

Setelah itu, Khokun, Pelimpahan jasa, perjamuan makan ala Prancis, pembakaran kertas sembahyang, antar dewa dan lain lain. “Ritual kita mulai dari pukul 07.00 wib hingga selesai,”katanya.
Steven juga mengajak umat untuk hadir dan ikut mengulurkan tangan dengan memberikan sumbangan beruoa sembako uang dan sebagainya yang bermanfaat. ‘Sumbangan bisa diantarkan langsung ke Yayasan Ashoka Raja Mahawirya Jalan Residen A Rozak Blok E -3 Palembang,” ujarnya.
Steven menjelaskan ritual Ulambana merupakan sembahyang untuk melimpahkan jasa atau kebaikan pada para leluhur yang telah meninggal dunia. “Ya, kegiatan pelimpahan jasa kepada makhluk hidup ditiga alam sengsara dengan harapan mendapat berkah kebajikan, kebahagiaan, terbebas dari penderitaan dan terlahir di alam yang lebih berbahagia,” katanya.

Dikatakan Steven, ritual sembahyang Ulambana ini berawal dari sebuah kisah yang terjadi pada zaman Sang Buddha, pada saat itu Buddha memiliki seorang murid bernama Mogalana. Dengan kesucian, kesaktian, dan kekuatannya, ia mencoba menolong ibunya yang berada pada alam yang menderita atau alam Niraya. Melihat hal itu, ia kemudian ingin mempersembahkan makanan pada ibunya, akan tetapi tidak pernah berhasil, dan bahkan makanan tersebut berubah menjadi bara api.

“Demi menolong sang ibu, dia menyampaikan keinginan itu pada sang Buddha. Setelah mendengarkan keinginan Mogalana, Buddha menyarankan kepada Mogalana untuk mengundang para bhikku untuk berdoa bersama-sama dan memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada mereka. Selanjutnya kebajikan itu dilimpahkannya kepada sang ibu.Akhirnya berkat kebajikan yang dilakukan Mogalana, sang ibu bisa terbebas dalam alam penderitaannya,” katanya.(sep)ou

LEAVE A REPLY