10 Gugatan Asal Sumsel Ditolak MK

0
527

 

RADAR PALEMBANG – Sebanyak sepuluh gugatan perkara Perselisihan Hasil Pemillihan Umum (PHPU) 2014 asal Sumatera Selatan (Sumsel) ditolak oleh majelis hakim Mahkamah Konstitusi (MK). Keputusan tersebut diambil setelah MK melakukan 3 kali persidangan pemeriksaan berkas dan jawaban termohon (KPU). Lalu, mengeluarkan putusan sela menolak gugatan yang dinilai tak lengkap.

Komisioner KPU Sumsel Divisi Sosialisasi dan Kampanye, A Naafi mengatakan, total gugatan perkara yang ditolak MK dalam putusan sela sebanyak 196 perkara dan 10 diantaranya berasal dari Sumsel. “Total gugatan ke MK asal Sumsel sebanyak 42, setelah ditolak 10 perkara berarti hanya 32 gugatan yang diterima untuk dilanjutkan pada sidang berikutnya,” kata Naafi, kemarin, (30/5).

Dijelaskan Naafi, KPU Sumsel siap mengikuti sidang 32 perkara yang telah diputuskan untuk dilanjutkan pada pembahasan berikutnya. Menurutya, secara kesatuan KPU telah menunjuk Adnan Buyung Nasution sebagai kuasa hukum. “Kita secara teknis hanya menyiapkan dokumen dan bukti, semuanya telah kita siapkan untuk menjawab semua permohonan,” tukasnya.

Kabag Hukum dan Hukmas KPU Sumsel menambahkan, kesepeluh gugatan yang ditolak itu terdiri dari, permohonan PKB untuk DPR RI dapil Sumsel 1, Perseorangan DPRD Kabupaten Banyuasin 4 (Demokrat), Perseorangan DPRD Provinsi Dapil Sumsel 8 (PPP) dan DPR RI Sumsel 1 (PBB).

Lalu, DPRD Provinsi Dapil Sumsel 1, 2, 3, 7, 8 serta DPRD kabupaten Mura 1 (Hanura), perseorangan DPRD Kabupaten Muba 4 (Gerindra), Pereorangan DPRD Sumsel 8 dan DPRD Kota Palembang 3 (PPP), dan DPR RI Sumsel 1 serta 2 (PBB). “Selanjutnya KPU menunggu untuk mengikuti 32 perkara sidang selanjutnya,” pungkasnya. (zar)

LEAVE A REPLY